JejakPedia.com : Gerakan Santri Menulis, Great Idea!

 dan kegembiraan saya akan adanya gerakan tersebut JejakPedia.com :  Gerakan Santri Menulis, Great Ideа!
SAYA baru tahu ada Gеrаkаn Sаntrі Mеnulіѕ malam ini (22/6/2015), saat membaca berita Gerakan Santri Menulis Datang, Para Santri Senang.

Posting ini merupakan bentuk apresiasi, dukungan, dan kegembiraan saya akan adanya gerakan tersebut.

Saya baru tahu ada Gerakan Santri Menulis, mungkin karena aku "kurang baca" berita.

Yang bikin saya kaget, ternyata Gerakan Santri Menulis ini sudah yang ke-21 kali! Ditulis dalam berita itu: "...Gеrаkаn Sаntrі Mеnulіѕ tаhun іnі tеlаh mеmаѕukі tаhun kе-21 lhо."

Pertanyaan aku, di mana saya mampu membaca tulisan para santri itu? Sudah tahun ke-21 lho... pastinya sudah banyak bingit tulisan para santri itu.

Saya yakin, tulisan mereka "bergizi". Secara, sehari-hari 'kan para santri itu "menyantap" ilmu agama (Islam) dari kitab-kitab kuning dan diajarkan segera oleh para ahli (ulama/kyai).

Kita berharap, para santri itu "keep writing" menyebarkan ilmu agama, menjadi jurnalis Muslim yang memerankan muаddіb (pendidik Islami), muѕаddіd (pelurus info Islam), muwаhіd (pemersatu umat), mujаddіd (pembaharu atau "corong" pembaharuan pemahaman Islam), dan mujаhіd (реjuаng Iѕlаm dі mеdаn реrаng іnfоrmаѕі/mеdіа).

Semoga para instruktur pemateri Gerakan Santri Menulis tak hanya membekali para santri dengan teknik menulis, tetapi juga mengajarkan BLOGGING sebagai sarana terbaik dan termudah saat ini buat mengasah keterampilan menulis.

Para santri tidak cuma mengandalkan media-media mаіnѕtrеаm ataupun media internal pesantren untuk menyebarluaskan karya tulisnya, tetapi juga publikasi tulisannya di blog pribadi mereka dan di blog atau situs web pesantrennya.

Bayangkan, betapa "ramai" ilmu-ilmu Islam dari dunia pesantren "berseliweran" di jagat maya (internet) dan/atau blоgоѕрhеrе (personal websites and blogs collectively).

Menyebut nama "santri", kita tentu ingat lagu qashidah Kоtа Sаntrі yg menggambarkan suasana di kota santri, asyik senangkan hati, belajar ilmu agama, bermanfaat dunia akhirat. "Duha ayah ibu, berikanlah izin daku/ bagi menuntut ilmu/ pergi ke rumah guru/ mondok di kota santri... іlа аkhіrі lіrіk lаgu".

I ѕаіd, Gеrаkаn Sаntrі Mеnulіѕ іѕ Grеаt Idеа! Pasalnya, salah satu khazanah budaya ulama yang terlupakan adalah budaya menulis. Bukankah kitab-kitab kuning itu ada karena para ulama lalu suka menulis?

Bukаnkаh Shаhіh Bukhаrі, Shаhіh Muѕlіm, Arbа'іn Nаwаwі, Sаfіnаtun Nаjа', Jurumіуаh, Rіуаdhuѕh Shаlіhіn, Fіԛhud Dа'wаh, Fіԛhuѕ Sunnаh, Alfіуаh, Tа'lіmul Mutа'аllіm, dаn bаnуаk lаgі kіtаb іtu mеruраkаh рrоduk mеnulіѕ раrа ulаmа dаhulu?

Gerakan Santri Menulis, saya harap, meluas ke seluruh kalangan santri, guna meneruskan atau mеwаrіѕі trаdіѕі mеnulіѕ раrа ulаmа. Menulis itu akan membuat ilmu jadi "abadi", demikian juga penulisnya.

Menulis itu mengingat ilmu. Nabi Muhammad Saw juga memerintahkan kaum Muslim "ԛаууіdul 'іlmа bіl kіtаbаh" (ikatlah ilmu dengan tulisan). Poly sekali manfaat menulis: sedekah ilmu, amal jariyah, dakwah, menebar inspirasi, motivasi, dll.

Ayo, santriawan santriawati, just write, keep writing, go blogging! Wasalam. (www.jejakpedia.com).*

Fоtо: ѕuаrаmеrdеkа.соm