Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Rahasia Berbisnis Barang Preloved

Cara Rahasia Berbisnis Barang Preloved

Anda memiliki banyak item premium yang tidak lagi digunakan, tetapi bingung harus menyimpannya di mana? Salah satu solusi agar tidak menumpuk di gudang adalah dengan menjualnya. Bahkan terkadang barang-barang tersebut bisa mendatangkan banyak uang ke kantong kamu, lho. Bisnis jual beli barang preloved seperti jam tangan pria murah berkualitas kerap menjadi tren karena pangsa pasarnya yang masih terbuka lebar dan model produknya yang langgeng. Selain itu biasanya barang-barang tersebut juga dijual dengan harga yang sangat 'miring', jauh berbeda saat membeli yang baru.

Nah, buat kamu yang tertarik terjun ke dunia bisnis jualan barang preloved secara online, simak dulu tipsnya di bawah ini, yuk!

Pilih barang yang layak dijual

Meski berstatus barang bekas, sebaiknya pilih dulu barang yang masih layak jual. Usahakan untuk memposisikan diri sebagai pembeli agar Anda bisa memilah untuk menentukan barang tersebut. Selain itu, periksa kondisi barang bekas yang ingin Anda jual secara detail. Jangan sampaі customer sampaі ke tangan customer, mereka kecewa karena ada bagіan yang rusak.

Promosi aktif di media sosial

Biasanya bisnis online yang menjual barang preloved dimulai dari akun media sosial. Jadi, kamu harus aktif melakukan promo di sana. Jangan lupa juga gunakan hashtag sebagai kata kunci agar produk Anda dapat dengan mudah dicari oleh calon pembeli. Siapkan juga waktu yang tepat jika ingin mempromosikan penjualan barang-barang kesayangan Anda. Namun sebaiknya promosinya tidak terlalu dekat dengan waktu, karena nantinya bisa dianggap "spam" oleh follower Anda.

Detail kondisi barang

Karena yang Anda jual adalah barang bekas, tentunya Anda harus memberikan syarat secara detail kepada calon pembeli. Misalnya berapa persentase kondisi barang bekas Anda yang Anda cintai digunakan, lalu apakah ada cacat, perubahan warna, hingga tahun barang tersebut diproduksi. Selain itu, Anda juga bisa memberikan informasi tentang barang yang Anda jual. Misalnya apa yang membuat barang jualan Anda menarik dan layak dibeli pelanggan, padahal statusnya sudah terpakai. Hal ini juga secara tidak langsung memberikan edukasi kepada calon pembeli.

Gunakan foto asli

Barang bekas bukan berarti Anda hanya memberikan informasi kepada calon pembeli dengan foto sederhana. Padahal, barang bekas yang Anda jual bisa jadi lebih bernilai jika divisualisasikan dengan baik dan menarik. Coba gunakan foto asli saat menjual barang bekas Anda. Pembeli mungkin akan kecewa saat menerima barang yang dijual karena Anda menggunakan foto produk dari mesin pencari.

Sesuaikan harga sesuai dengan kondisi barang

Tips lain adalah menentukan harga barang bekas yang ingin Anda jual. Anda dapat melihat pratinjau harga produk baru di pasaran. Setelah itu sesuaikan harga yang ingin disertakan dengan kondisi barang kesayangan Anda agar calon pembeli tidak berpikir dua kali untuk membelinya. Anda juga bisa menggunakan sistem nego. Untuk menghіndarі pembelі yang serіng menawar terlalu rendah, Anda bіsa mengakalіnya dengan menaіkkan harga resmіnya sedіkіt dі atas harga pasar.

Dengan sabar melayani pertanyaan pelanggan

Pembeli adalah raja. Jadi, jika Anda ingin barang bekas Anda cepat laku, coba bersabar dengan pertanyaan calon pembeli. Biasanya calon pembeli akan menanyakan secara detail seperti kondisi barang dan apakah bisa menegosiasikan harga yang ditawarkan. Yakinkan pembeli bahwa barang yang Anda jual berkualitas cukup dengan bersikap ramah. Cara ini juga akan membantu Anda mendapatkan feedback yang positif jika ada calon konsumen yang ingin membeli produk lain.