Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tahun ini Kemenperin dan BPOM Bakal Uji 260 Produk Pangan Terbaru

 

Balai Besar Industri Agro( BBIA) Kementerian Perindustrian memaraf Catatan Kesalingpahaman Logistik lewat swakelola antara BBIA dengan Badan Pengawasan Obat serta Makanan untuk menguatkan pengetesan serta agunan keamanan pangan.

Dalam perihal ini, Badan Pengawasan Obat serta Makanan( BPOM) akan

sediakan prasarana makmal pengetesan yang diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional( KAN) alhasil hasil ujinya bisa diakui di tingkatan nasional ataupun regional.

Buat itu, dengan dilengkapi personel yang profesional dan inovasinya dalam pengembangan tata cara percobaan, Kemenperin percaya BBIA bisa mensupport regulasi yang dikeluarkan BPOM terpaut agunan pangan produk pangan yang diperoleh oleh Usaha Mikro Kecil serta Menengah( UMKM).

Balai Besar Industri Agro( BBIA) Kementerian Perindustrian memaraf Catatan Kesalingpahaman Logistik lewat swakelola antara BBIA dengan Badan Pengawasan Obat serta Makanan untuk menguatkan pengetesan serta agunan keamanan pangan.

Dalam perihal ini, Badan Pengawasan Obat serta Makanan( BPOM) akan

sediakan prasarana makmal pengetesan yang diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional( KAN) alhasil hasil ujinya bisa diakui di tingkatan nasional ataupun regional.

Buat itu, dengan dilengkapi personel yang profesional dan inovasinya dalam pengembangan tata cara percobaan, Kemenperin percaya BBIA bisa mensupport regulasi yang dikeluarkan BPOM terpaut agunan pangan produk pangan yang diperoleh oleh Usaha Mikro Kecil serta Menengah( UMKM).

Kepala BBIA Siti Rohmah Siregar berkata grupnya sedia dalam mensupport bermacam program Kemenperin dalam menguatkan energi saing IKM pangan nasional.

" Tahun ini, bersama dengan BPOM, kita hendak berkolaborasi dalam perihal pengetesan pangan olahan yang dibuat UMKM, ialah buat dekat 260 produk dari 3 tipe produk, ialah pangan olahan, minuman teh, serta makanan ajudan air susu bunda ataupun MPASI," tuturnya lewat pancaran pers, Senin( 15/ 2/ 2021).

Siti menarangkan selaku tindaklanjut catatan kesalingpahaman dengan BPOM, BBIA sudah memaraf kontrak swakelola buat melakukan pelayanan pengetesan pangan olahan dalam bagan kategorisasi serta perbaikan peraturan, standar, prinsip serta code of practice di bidang pangan olahan khusus.

Ke depan, BBIA hendak lalu berbenah tingkatkan kompetensi selaku pusat standarisasi serta agunan keamanan pangan serta pula fasilitator pelayanan teknis favorit buat industri mamin semacam pengetesan bromat, pengetesan nutrisi serta kontaminan, percobaan profisiensi, serta pendugaan baya simpan produk agro.

Dikala ini, BBIA sudah memperoleh akreditasi pelayanan layanan berplatform ISO 17025, ISO 17065, ISO 17043, ISO 17021, serta ISO 17020 dari KAN.

Sedangkan itu Kemenperin beriktikad industri pangan jadi salah satu zona harapan dalam melajukan perkembangan ekonomi nasional. Perihal ini pula diresmikan dalam Konsep Benih Pembangunan Industri Nasional( RIPIN) 2015- 2035.

“ Agunan keamanan, proteksi pelanggan, serta kenaikan energi saing produk agro ialah rumor berarti Terpaut industri makanan serta minuman yang butuh dibantu dengan standarisasi materi dasar, produk, serta cara,” tutur Kepala Badan Pembakuan serta Kebijaksanaan Pelayanan Industri( BSKJI) Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi.

Buat itu, kehadiran makmal pengetesan mempunyai kedudukan yang penting selaku prasarana kualitas cagak standarisasi serta pengawasan keamanan pangan.

Tidak hanya dilengkapi dengaan sarana yang mencukupi serta personil yang profesional, makmal pengetesan pula butuh diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional( KAN) alhasil hasil ujinya bisa diakui di tingkatan nasional ataupun regional.

Doddy mengemukakan BBIA diharapkan bisa lebih berfungsi aktif selaku calo dampingi institusi nasional dalam menolong penanganan kasus teknis serta memindahkan ilmu wawasan yang berhubungan dengan pengetesan pangan di Indonesia, dan membuat jejaring dengan laboratorium- laboratorium referensi regional serta global.

“ BBIA sudah diresmikan oleh Ketetapan Komisi Makmal Pengetesan Pangan Indonesia[KLPPI] Nomor 1/ 2018 selaku Makmal Referensi Pengetesan Mikotoksin Dalam Materi Dasar serta Materi Antara Pangan serta selaku Makmal Referensi Pengetesan Cemaran Metal Dalam Materi Dasar serta Materi Antara Pangan,” dempak Doddy.

Berlangganan via Email