Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hai Traveler, Ini Syarat Terbaru Perjalanan Naik Pesawat

 

PT Angkasa Pura II( Persero) meresmikan persyaratan ekspedisi terkini cocok dengan surat edaran Departemen Perhubungan, salah satunya durasi berlaku hasil tes virus corona( Covid- 19).

President Director PT Angkasa Pura II( Persero) Muhammad Awaluddin berkata perseroan bekerja sama dengan stakeholder lain di lapangan terbang untuk membenarkan aplikasi persyaratan penerbangan terbaru ini.

“ Persyaratan ekspedisi dengan pesawat ini berlaku mulai 9 Februari 2021 sampai durasi yang belum didetetapkan. Kita bekerja sama erat dengan semua stakeholder di lapangan terbang untuk mensupport kelancaran aplikasi surat edaran ini di semua lapangan terbang AP II," tuturnya dalam pancaran pers Rabu( 10/ 2/ 2021).

Ia mengatakan Lapangan terbang Soekarno- Hatta hendak jadi fokus utama sebab posisi lapangan terbang ini amat vital di tengah endemi COVID- 19 yang jadi pusat kehadiran semua penerbangan global serta pula jadi lapangan terbang jangkar untuk penerbangan dalam negeri.

Selanjutnya persyaratan penerbangan yang berlaku bersumber pada surat edaran dari Kementerian Perhubungan:

Rute Domestik

- Calon penumpang pesawat harus membuktikan surat penjelasan hasil negatif tes RT- PCR yang sampelnya didapat dalam kurun durasi 2x24 jam ataupun hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya didapat dalam kurun durasi 1x24 jam saat sebelum kepergian untuk penerbangan ke Bali.

- Tidak hanya penerbangan ke Bali, calon penumpang pesawat harus menujukkan surat penjelasan hasil negatif tes RT- PCR yang sampelnya didapat dalam kurun durasi maksimum 3x24 jam ataupun hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya didapat dalam kurun durasi maksimum 2x24 jam saat sebelum kepergian.

- Persyaratan tes Covid- 19 ini tidak berlaku untuk penerbangan perintis, penerbangan di wilayah 3T( tertinggal, terdepan, terluar), ataupun penumpang kanak- kanak berumur di dasar 5 tahun.

- Sepanjang penerbangan berdurasi di dasar 2 jam penumpang pesawat tidak diperkenankan makan serta minum, melainkan untuk penumpang yang harus komsumsi obat- obatan dalam bagan penyembuhan yang bila tidak dicoba bisa mematikan keamanan serta kesehatan.

Rute Internasional

- WNI ataupun WNA yang terbang ke area Indonesia wajib bawa hasil negatif tes RT- PCR di negeri asal yang sampelnya didapat dalam kurun durasi maksimum 3x24 jam saat sebelum keberangkatan

- WNA yang bisa masuk ke Indonesia merupakan:

a. Pemegang visa serta izin tinggal dalam era menyesuaikan diri kebiasaan baru;

b. Sesuai skema Travel Corridor Arrangement( TCA);

c. Memperoleh pertimbangan/ izin khusus dari Kementerian/ Lembaga.

- Pada dikala kehadiran di Indonesia, kepada WNI serta WNA dicoba tes ulang RT- PCR serta diharuskan menempuh karantina 5x24 jam.

Untuk WNI yang ialah Pekerja Migran Indonesia( PMI), Siswa/ mahasiswa, serta karyawan penguasa yang kembali dari ekspedisi biro luar negara, karantina dicoba di Wisma Pademangan dengan bayaran dijamin pemerintah.

Sedangkan itu untuk WNI di luar kriteria di atas, serta untuk WNA termasuk diplomat asing di luar kepala perwakilan asing, karantina dicoba di tempat fasilitas karantina yang sudah menemukan sertifikasi dari Departemen Kesehatan dengan bayaran dijamin sendiri.

- Sehabis karantina 5x24 jam dilakukan kembali RT- PCR. 

Berlangganan via Email