Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bea Cukai Berikan Fasilitas Terbaru Rush Handling dan Pembebasan ke Importir Vaksin

 

Bea Cukai memudahkan pengimporan vaksin Covid- 19 tahap 4 yang diimpor dari industri farmasi asal Tiongkok, Sinovac Life Science Co. Ltd. dengan kongsi penerbangan Singapura Airlines SQ956.

Kehadiran vaksin tahap 4, beberapa 11 juta takaran SARS- CoV- 2 vaccine( vero cell), memenuhi ketiga tahap pengimporan tadinya yang berjalan semenjak Desember 2020 dengan jumlah keseluruhan 19, 5 juta takaran.

Ketua Jenderal Bea serta Cukai, Heru Pambudi berkata vaksin yang diimpor oleh PT Biofarma( Persero), industri yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan selaku pengimpor, memperoleh sarana jasa lekas( rush handling), cocok Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK- 148/ PMK. 04/ 2007.

Sarana ini ialah jasa kepabeanan yang diserahkan atas benda memasukkan khusus yang sebab karakteristiknya membutuhkan jasa lekas buat dikeluarkan dari area bea cukai ataupun lapangan terbang.

Tidak hanya itu, sebab tercantum jenis benda penindakan Covid- 19, Bea Cukai pula membagikan sarana pembebasan bea masuk serta pajak yang lain cocok dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK- 188 tahun 2020.

“ kepada vaksin itu, diserahkan sarana rush handling serta sarana pembebasan, ialah pembebasan bea masuk serta/ ataupun cukai, tidak dipungut pajak pertambahan angka( PPN) ataupun pajak pemasaran atas benda elegan( PPnBM) serta dibebaskan dari pemungutan pajak penghasilan( PPh) pasal 22,” jelasnya, Rabu( 3/ 2/ 2021).

Heru menerangkan grupnya hendak senantiasa cekatan membagikan jasa prima kepada benda memasukkan spesial penindakan Covid- 19, selaku wujud komitmen Bea Cukai dalam percepatan penindakan Covid- 19 serta melaksanakan guna selaku industrial assistance serta trade facilitator.

“ Pada era endemi ini, kedudukan Bea Cukai terus menjadi genting, sebab kita diharapkan bisa memesatkan penanganan metode kepabeanan benda terpaut Covid- 19, antara lain vaksin serta obat- obatan,” ucapnya.

Pemberian sarana kepabeanan atas pengimporan vaksin bagi Heru pula searah dengan mandat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam peringatan Hari Bea cukai Global di akhir Januari 2021 kemudian.

“ Dikala itu, Menteri Keuangan mengantarkan kalau kebijaksanaan pemberian sarana pajak serta prosedural yang diserahkan di bidang kedokteran, dalam perihal ini vaksin butuh direncanakan dengan bagus oleh Bea Cukai serta badan lain yang ikut serta supaya dapat terkabul penyaluran vaksin terbanyak serta tercepat di bumi yang sempat terdapat. Perihal itu yang berupaya kita realisasikan,” tutup Heru.