Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nikmatnya Chickocang, Oleh-Oleh Terbaru dari Jakarta

 


Untuk Kamu yang mau bawa oleh- oleh dari Jakarta, saat ini terdapat opsi baru yang harus di membawa ke kota ataupun desa laman. Namanya, Chickocang ialah ayam panggang utuh tanpa tulang dengan nasi gurih serta telur asin tersembunyi di dalamnya.


Bila mau lebih pedas ataupun asem, janganlah takut karena telah terdapat sambal, bagian timun, kecap, serta sitrus limau yang sudah disiapkan di dalam bungkusan.


Ruth Gabriel, Owner Chickocang berkata kalau grupnya memanglah terencana membuat ayam panggang ini supaya dapat dijadikan oleh- oleh. Buat seperti itu cara pengemasannya pula terbuat semenarik bisa jadi, elegan serta berwarna konvensional khas Indonesia ialah berbentuk besek bambu serta tas rajut pasar yang dibuat oleh pengrajin- pengrajin lokal.


“ Lewat bungkusan klien telah bisa memandang bukti diri santapan itu, semacam dari mana santapan itu berawal,” cakap Ruth.


Chickocang sendiri dikala ini telah dibanjiri antaran tiap harinya, terlebih menjelang hari besar semacam Imlek yang hendak tiba. Biasanya para konsumen memanglah membeli buat dibawa ke desa laman ataupun oleh oleh buat sahabat kantor di kota lain, tidak hanya buat di makan bersama serupa pada kegiatan khusus semacam balik tahun, hari raya, ataupun semata- mata buat dikonsumsi di kantor bersama sahabat kantor.


“ Chickocang bisa dipesan lewat online ataupun telepon 08111286878 serta dapat diamati dengan cara komplit di Instagram Chickocang. Umumnya dipesannya satu hari saat sebelum mereka pergi,” ucapnya.


Chickocang sendiri dapat bertahan sampai sebagian hari bila ditaruh dikulkas serta lumayan dihangatkan cocok petunjuk yang terdapat ialah panaskan di dapur dekat 20 menit ataupun kukusan dekat 40 menit, serta sedia dimakan bersama- sama.


Buat melindungi kualitasnya, Ruth, si owner yang menempuh bidang Culinary Art di Singapore ini membagikan bimbingan di tiap antaran, paling utama buat metode penyajian yang terbaik. Terlebih ayam utuh tanpa tulang ini mempunyai teknis serta kesulitannya sendiri karena tidak seluruh orang mengerti gimana melucuti tulang ayam dengan betul tanpa mengganggu kulit serta dagingnya.


Chickocang ini dibanderol dengan harga Rp 250. 000 per akhir di luar biaya pengiriman. Santapan halal ini, mempunyai versi rasa yang dapat diseleksi cocok dengan lidah klien, serta amat sesuai buat yang mau memperingati balik tahun, kegiatan hari raya, kumpul- kumpul serta aktivitas bersama yang lain dan jadi tren bagaikan pengganti parcel/ hantaran dikala saat ini.


Ruth sendiri mempunyai angan- angan buat lalu mendesak bertumbuhnya santapan Indonesia yang mempunyai karakteristik khas Indonesia.“ Bagaikan anak belia Indonesia aku mempunyai kemauan buat membuat suatu yang dapat jadi authentic Indonesia, bukan hanya memandang serta menjiplak apa yang di untuk oleh negeri lain,” ucapnya. 

Berlangganan via Email