Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kasus Terbaru Kristen Gray, Pelajaran Bagi Wisatawan Untuk Lebih Berhati-hati


Pengamat memperhitungkan permasalahan yang terjalin pada Kristen Gray bisa jadi pelajaran untuk turis mancanegara buat lebih berjaga-jaga kala sedang berda di satu tempat darmawisata.

Tahap pemulangan yang dicoba oleh imigrasi kepada turis mancanegara tidak hendak mempengaruhi kepada turis asing yang tiba ke Bali.

Chusmeru, Akademisi Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, memperhitungkan daya pikat serta pesona Bali yang terdapat pada kemurnian adat serta budaya tidak hanya alam serta pantainya bakal membuat turis mancanegara tiba ke Pulau Dewata.

Chusmeru juga mengatakan Malah permasalahan ini dapat jadi pelajaran untuk wisatawan buat lebih berjaga-jaga kala terletak di satu destinasi, spesialnya Bali yang amat menjunjung besar adat serta budayanya.

Ia memperhitungkan ajakan buat melancong dan berlibur ke Bali sesungguhnya bukan permasalahan.

Tetapi bila ajakan berupa buat bertempat tinggal serta mencari pemasukan di Bali, maka hal ini dapat menimbulkan beberapa masalah ekonomis dan sensitifitas sosial budaya setempat.

Pada kala ini, ia mengatakan banyak para pekerja profesional yang nomaden yang bertugas dari satu destinasi darmawisata semacam pendesain, arsitek, bintang film, wartawan, lawyer, serta serupanya.

Para pekerja profesional itu, lanjutnya bertugas sembari melancong ataupun melancong sembari bertugas. Mereka bertugas dari sesuatu destinasi semacam Bali karena bayaran hidup ekonomis serta kenyamanan buat bermukim.

Hendaknya pemerintah saat sebelum mendeportasi Kristen butuh bertanya dahulu tujuan cuitan itu.

Tidak hanya itu, ia memperhitungkan cuitannya mengenai LGBT merupakan cuitan yang lumayan sensitif untuk warga di dalam negara. 

Berlangganan via Email