Apa Penyebab Pilek, Sinusitis, dan Influenza -->

Iklan Semua Halaman

Apa Penyebab Pilek, Sinusitis, dan Influenza

Monday, 2 November 2020

Apa Penyebab Pilek, Sinusitis, dan Influenza - JejakPedia

Hidung sebagai salah satu organ pada tubuh kita memiliki peran yang sangat penting dalam sistem pernapasan. Hidung merupakan organ pernapasan yang berfungsi untuk menyaring, melembabkan, dan juga menghangatkan udara. Hidung adalah organ pernapasan berupa saluran tempat udara pertama kali masuk kedalam tubuh. Nah, karena ini hidung mudah sekali mengalami berbagai gangguan.

Beberapa Gangguan pada Hidung


  • Pilek
  • Sinusitis
  • Influenza

Apa perbedaan dari ketiga gangguan pada hidung diatas? mari kita bahas.

1. Pilek

Pilek dikenal juga dengan selesma atau flu biasa, dalam bahasa inggris pilek disebut Common Cold. Pilek merupakan suatu gangguan pada rongga hidung yang disebabkan oleh infeksi virus, ada kurang lebih 300 virus penyebab pilek. Tapi umumnya virus utama yang menyebabkan pilek adalah Rhinovirus.

Gejala yang umumnya dialami tubuh ketika pilek yaitu hidung tersumbat atau ber-air, ini karena infeksi virus pada rongga hidung menyebabkan hidung menghasilkan lendir yang lebih banyak dari biasanya untuk membunuh virus dan juga mikroorganisme tersebut.

Selain itu, gejala lainnya yang juga dapat dialami yaitu bersin. Bersin-bersin merupakan respon tubuh yang bertujuan untuk mengeluarkan lendir dari dalam tubuh.

Gejala lainnya yang juga dapat dialami yaitu:

  • Sakit tenggorokan
  • Badan menjadi lesu dan tidak ber-energi
  • Demam
  • Sakit Kepala
  • Batuk

Jika tubuh kita mengalami gejala tersebut maka kita tidak boleh takut, karena gejala tersebut merupakan bentuk respon tubuh untuk melawan virus pilek. Umumnya, gejala pilek dapat hilang dalam beberapa hari setelah tubuh ter-infeksi virus, akan tetapi jika belum membaik maka segera kunjungi dokter untuk mendapat penanganan yang lebih lanjut.

Jika kalian sedang pilek hindari mengucak-ngucak hidung dan menahan bersin. Karena hal ini sangat berbahaya, lendir yang ada di hidung dapat masuk ke bagian sinus. Hal ini dapat memicu terjadinya sinusitis.

2. Sinusitis

Sinutsitis merupakan gangguan berupa peradangan pada bagian sinus paranasal akibat infeksi kuman seperti virus atau bakteri. Sinus paranasal merupakan rongga pada tulang wajah yang berada dekat dengan hidung atau nasal. Nah, sinus paranasal berfungsi untuk menghasilkan lendir.

Apabila terjadi infeksi maka hal ini menyebabkan lendir yang dihasilkannya menjadi lebih banyak. Seperti halnya pilek, gejala yang ditimbulkan yaitu:

  • Hidung tersumbat
  • Sakit Tenggorokan
  • Bersin-bersin
  • Badan menjadi lesu
  • Demam
  • Sakit Kepala
  • Batuk

Akan tetapi, gejala yang membedakannya dengan pilek adalah adanya nyeri pada bagian wajah dan juga telinga serta dapat menimbulkan sakit gigi.

3. Influenza

Influenza merupakan gangguan pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh ifeksi virus influenza. Virus ini selain dapat meng-infeksi hidung ternyata dapat meng-infeksi saluran pernapasan lainnya seperti tenggorokan dan paru-paru.

Meskipun penyakit yang sama akibat infeksi virus akan tetapi pilek dan influenza memiliki akibat yang berbeda. Influenza menyebabkan kondisi yang lebih berbahaya bagi tubuh.

Adapun gejala yang dialami tubuh ketika terkena influenza, diantaranya:

  • Hidung tersumbat
  • Sakit Tenggorokan
  • Badan menjadi lesu
  • Sakit Kepala
  • Nyeri sendi dan otot
  • Demam
  • Batuk